You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 15 pasang Abang - None Jakpus Ikuti Pembekalan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

15 Pasangan Abnon Jakpus Dikarantina

Sebanyak 30 finalis Pemilihan Abang None 2015 perwakilan Jakarta Pusat mulai dikarantina untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya. Dalam tahap karantina yang berlangsung sejak Sabtu (16/5) hingga Rabu (27/5) mendatang, para finalis dibekali dengan pengetahuan budaya, kesenian dan komunikasi.

Mereka diharapkan mampu mempromosikan wisata dan budaya yang ada di Jakarta Pusat

Rencananya malam final Pemilihan Abang None 2015 tingkat DKI Jakarta akan dilangsungkan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada 5 Juni mendatang.

30 Pasangan Abnon Jaktim Mulai Dikarantina

"Masa karantina untuk pembekalan berlangsung selama 12 hari. Mereka diharapkan mampu mempromosikan wisata dan budaya yang ada di Jakarta Pusat," kata Dedi Soetardi, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Dedi menuturkan, nantinya peraih juara pertama, kedua dan ketiga akan mewakili Jakarta Pusat pada malam final Pemilihan Abang None 2015 tingkat DKI Jakarta. Bonus lainnya yang diberikan adalah hadiah sebesar Rp 5 juta dan ibadah umrah.

Untuk bisa ikut mengikuti ajang Abnon, lanjut Dedi, ada beberapa persyaratan khusus, antara lain usia yang tak lebih dari 25 tahun, memiliki tinggi minimal 170 sentimeter untuk pria dan 168 sentimeter untuk wanita, serta memiliki KTP asli Jakarta Pusat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati